SELAMAT DATANG DI KERUKUNAN KELUARGA BANTAENG - JAKARTA

Alamat : Jl. Rawa Sari 1 Jakarta Pusat - Indonesia, Phone (021). Email : kkb_jakarta.net

PORTAL KKB PORTAL SSB SIRAMAN ROHANI

Alamat - Kontak

Alamat

Jl.Rawa Sari No.1 Jakarta Pusat - Indonesia.

Klik

Telepon

Phone : (021) Jakarta Pusat - Indonesia.

Klik

Faxmile

Faxmile : (021) Jakarta Pusat - Indonesia.

Klik

Email

Kontak Email : kkbjakarta.net Email Pemkab Bantaeng ( pemda@bantaengkab.go.id ).

Klik

Rilis Berita

Kiat Sukses Jadi Muslimah yang Soleha

 

Perempuan  merupakan kaum yang lemah dibandingkan laki-laki. Namun demikian, perjuangan yang telah dilakukan oleh perempuan, terkadang melebihi batas kesanggupan seorang pria. Seperti halnya saat seorang ibu melahirkan anaknya, atau ketika ibu membela mati-matian anak yang telah melakukan kesalahan. Semua itu hanya mampu dilakukan oleh seorang ibu yang memang kodratnya sebagai perempuan.

Di zaman yang serba modern ini, kaum perempuan telah berubah menjadi sosok yang independent karena dianggap sanggup mencari mata pencaharian sendiri.  Bahkan, beberapa  di antaranya melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan.

Dalam hal ini, yang menjadi penyebab utama adalah minimnya ilmu agama yang dimiliki oleh perempuan yang telah melupakan kodratnya. Tapi, tidak pernah ada kata terlambat bagi seseorang yang akan melakukan taubat. Lantas, apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi wanita yang soleha?
Berikut kiat-kiat menjadi seorang Muslimah yang soleha:

1. Berhijab
Mulailah langkah awal dengan mengenakan hijab agar dapat menutupi semua auratnya. Bahkan sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW yang bersabda bahwa, “doa seorang wanita tidak akan diterima tanpa tutup kepala yang menutupinya”.
Maka berhijab adalah wajib hukumnya bagi kaum wanita muslim. Dalam Al Quran 33: 59-60 menjelaskan “ perempuan harus mengenakan hijab dan itu wajib sebagai kaum muslim,”.
2. Berpenampilan sopan
Muslimah yang baik seharusnya tidak mementingkan modis semata. Melainkan kesungguhannya untuk menutupi tubuhnya seperti rambut, tangan, lekukan badan dan juga kaki. Hal tersebut guna mencegah agar tidak terjadi hal-hal fitnah lainnya.  Sebaiknya, gunakan pakaian yang sopan, tidak terlalu ketat dan menonjol.

3. Salat lima waktu
Salat lima waktu dalam ajaran agama Islam, adalah wajib hukumnya. Berpikirlah ketika Anda berada di atas sajadah dan memohon ampun kepada Allah SWT, utarakan apa yang akan Anda ingin utarakan secara baik dan bermakna, karena itu akan melatih kita dalam bertutur bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

4. Rajin membaca Al Quran
Jika rajin membaca Al Quran dan maknanya, anda akan merasa bahwa semua masalah Anda terasa menjadi lebih ringan. Dan, Anda akan mengetahui betapa indahnya agama Islam. Terlebih kita akan merasa didekatkan kepada Allah SWT.

5. Banyak melakukan kegiatan agama
Dengan memperbanyak melakukan kegitan keagamaan, kita akan menambah pengetahuan bagaimana menjadi seorang Muslimah yang baik.

6. Jauhi pengaruh negatif
Hal yang perlu dipelajari adalah, memahami siapa yang ada disekitar anda. Apakah membawa pengaruh baik ataukah membawa sesuatu yang buruk. Jika memberikan dampak buruk, baiknya menjaga jarak agar tidak terjerumus kedalam pergaulan yang salah.

7. Memilih Imam yang baik
Banyak hadist yang mengatakan “pilihlah imam yang baik, agar dapat menuntunmu ke jalan Allah SWT yang dibenarkan,”. Itulah mengapa wanita muslim yang baik akan memilih imam yang baik agamanya, baik akhlaknya dan baik perbuatannya.

Dengan melakukan hal diatas, seorang perempuan akan menjadi Muslimah seutuhnya.

Hakikat Kecantikan Wanita

Berbicara tentang kecantikan..tentunya setiap wanita pasti akan cukup semangat, bergairah,
Sebagian besar tentunya merasa seperti itu kan yah? kosmetik, mode, cara berjalan, cara tersenyum, dan beragam cara-cara biar tampil cantik sudah menjadi santapan lezat buat kaum wanita..

Semua itu menunjukkan bahwa menyukai kecantikan dan keindahan adalah salah satu fitrah, kecenderungan yg dimiliki setiap wanita. dan perasaan ingin cantik ini adalah nikmat Allah SWT

Tetapi seringkali kita salah memaknai nilai kecantikan yang sebenarnya dan menganggap bahwa kecantikan wanita hanya tertumpu pada keindahan fisik atau secara lahiriah saja.
seringkali kiat menyaksikan betapa banyak wanita cantik di dunia ini tapi keindahannya hanya sesaat ,pribadinya adalah pribadi yang tak menyenagkan, kehidupannya berantakan dsbnya. Perilakunya tidak cantik bahkan menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan orang lain.

Dan disisi lain seringkali juga kita melihat seorang wanita yang secara lahir biasa biasa saja namun, kehadirannya sangat drasakan dan hangat terasa , ucapannya menyenagkan dan wawasannya luas ( sering distilahkan sebagai charming atau menarik).

Lalu, apakah cantik itu dan apakah yang membuat wanita terlihat menarik (tak lekamg kena panas dan tak lumut kena hujan).

Adakah kecantikan lahir menjadi penilaian Allah SWT bagi hambanya ?,Kalaulah ia benar tentulah nabi Allah Yusuf AS menjadi nabi yang paling disayang Allah.
Saat ini presepsi CANTIK sudah menjadi komoditi komersil, lihat saja iklan di TV, bagaimana kulit putih dinilai sbg lambang kecantikan, tubuh tinggi dan slim adalah lambang kebugaran
sehingga..lahirlah paradigma vague atau cara pandang yg keliru ttg makna CANTIK

Dalam Islam, pengertian cantik adalah Kecantikan hakiki dan ideal adalah kecantikan yang bersumber pada dimensi ilahiah (hati) .Bagi muslimah dan mukminah sejati keinginan tuk menjadi cantik bak bidadari syurga merupakan dambaan dan keinginan yang terperi. Dambaan tuk menjadi wanita cantik nan anggun yang ianya menjadi incaran dan simpanan bagi hamba-hamba Allah yang shalih dan bertakwa.

Islam memandang puncak kecantikan wanita berbanding lurus dengan tingkat ketundukan dan kepasrahannya pada Allah SWT.
Adalah hari yang mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat." (QS. Asy-Syuara: 88 - 89)

Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Salam bersabda: "Ketahuilah, di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik maka baik pulalah seluruh tubuh. Dan apabila ia rusak maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati. (HR Bukhari dan Muslim) 
Mari kita garis bawahi Hadits Rasulullah SAW diatas

HATI
Ternyata semua sumber penampakan lahiriah itu SANGAT TERGANTUNG dari HATI
Hati memainkan peran esensial. Peran hati seumpama seorang Komando yang mengatur dan mengontrol anggota badan yang lain ,semua tunduk kepadanya.
Hati menjadi radar motivator yang menggerakkan fungsi akal, emosi dan gerak dan semua terkoordinasi dan terintegrasi dengan cantik sekali yang menghasilakn dan mencerminkan pribadi muslimah yang unggul dan menawan.

Kecantikan yang anggun dan menarik ini adalah umpama bidadari syurga yang tersebarlah kecantikan dan keanggunannya pada setiap muslimah didunia ini.
Ketika seorang muslimah yang shalihah, memahami akan hakikat kehidupan di dunia, dan ketika hatinya digenangi oleh keimanan dan makrifat tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala, dalam memurnikan ibadah hanya untuk-Nya semata, hatinya selalu takut dan terikat dengan Rabb-Nya, mentaati-Nya dalam keadaan sendirian ataupun dihadapan banyak manusia.
Mau kan jadi bidadari bumi..yg sudah pasti akan lulus mendapatkan bidadari syurga kelak??

Sungguh betapa indah akhlaknya , jika ia seorang ibu,tangan tangannya begitu lembut dan terasa kehangatan dalam mendidik anak anaknya dalam menapaki kehidupan yang benar dan islami, kasih sayang kecintaanya juga begitu menggebu dihadapan suaminya sehinggakan ianya merupakan sosok yang selalu dirindu dan dingati, akhlak yang terpuji menjadi kebanggaan kedua orang tuanya serta semangat untuk melakukan perubahan menjadi agenda utama dirinya baik perubahan diri, social dan keluarga.

Dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan hamba-hamba-Nya.Dan sungguh jika seorang muslimah menghiasi dirinya dengan pakaian sabar, istiqamah,qana’ah, maka insya Allah tempat terpuji akan menuggu kita ,yaitu syurgaNya.
Itulah hakikat cantik dalam Islam,

Maka bila kini kita telah tersadar utuk mempercantik diri secara lahiriyah, mempercantinya dengan busana dan polesan kulit yg sesuai aturan Allah, maka mari kita sadarkan diri kita
untuk mempercantik batiniyah kita dengan sabar, tawakal, lebih dekat dg Allah SWT
maka dengan sendirinya akan lahirlah amalan yg akan menampakkan kecantikan dari dalam (inner beauty) amalan yg juga di ridhoi Allah SWT

Ada 6 Ciri bidadari bumi antara lain :

1. Pancaran ketenangan dan keceriaan

Pancaran keceriaan dan ketenangan merupakan pancaran suasana hati.. Ketenangan ,keceriaan, dapat dirasakan oleh setiap orang yang hidup hatinya. Sebab cahaya dan kegelapan, kebaikan dan kejahatan di dalam hati ini seringkali terbias pada wajah dan mata. Kedua anggota tubuh ini (wajah dan mata) banyak sekali terkait dengan aktifitas hati

Perhatikan Firman ALlah Subhanahu wa Ta'ala:
“Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda tandanya (Muhammad:30)
“Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka.” (Al-Fath:29)

Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya amal kebaikan itu akan memancarkan cahaya di dalam hati, membersitkan sinar pada wajah, kekuatan pada tubuh, kelimpahan dalam rizki dan menumbuhkan rasa cinta di hati manusia kepadanya. Sesungguhnya amal kejahatan itu akan menggelapkan hati, menyuramkan wajah, melemahkan badan, mengurangkan rizki dan menimbulkan rasa benci di hati manusia kepadanya.” (Tafsir Ibnu Katsir (IV/204)).


2. Hikmah dan bijaksana 

Hatinya selalu menimbang dengan timbangan akhirat sehingga segala urusan dunia yang bertentangan dengan syariat Allah dan Rasul-Nya akan mudah ia singkirkan dan tinggalkan.Jiwanya dipenuhi dengan kepercayaan yang tinggi bahwa segala sesuatu yang tercipta dan tertaqdir untuk dirinya pasti mengandungi pesan pesan Allah ,yang pesan pesan tersebut merupakan kunci bagi dirinya tuk dapat membuka pitu akhirat kelak.

Banyak peristiwa yang mungkin menyedihkan,menyesakkan dan menakutkan tapi dilalui itu semua dengan ketenagan hati sebagaimana firman Allah:

3. Keyakinan

Optimis atau keyakinan seorang muslimah merupakan product unggul pribadi yang Ihsan yaitu kepribadian yang didasrkan pada keyakinan bahwa dirinya adalah wakil Allah di bumi ini sehingga selalu berusaha untuk membuat kebaikan yang optimal bagi dirinnya, keluarga dan lingkungannya atas kemampuan yang Allah anugerahkan.
Muslimah berkepribadian cantik paham betul bahwa bukan pada makhluk ia harus bertanggung jawab tapi pada Rabb semesta alam sehinggakan semua aktifitas tersentral pada kacamata Allah SWT..

4. Empati

Bersikap Empati lahir dari hati yang lembut yang memahami bahwa kehidupan dirinya di dunia ini bukan diatas keinginan dan kesenangan pribadi, tapi atas kesadaran bahwa setiap pribadi ihsan dalam pandangan Islam dituntut untuk saling tolong menolong,bersikap toleransi,pengorbanan yang semua ini merupak warna kehidupan yang sebenarnya diantara seorang muslim dengan muslim lainnya ( ukhuwah ) dan atau antara muslim dan golongan diluar muslim

5. Aktif dan produktif
Keaktifan dan produktifitas seorang muslimah terlihat pada kepekaan dan tanggung jawabnya pada diri,keluarga dan lingkungan . Hal ini teraplikasi dengan amal amal sholih yang baik dan terancang rapih.
Muslimah sejati nan menawan adalah seorang muslimah yang selalu mengagendakan semua aktifitasnya dalam mencari Ridha Allah SWT dan sehingga rutinitas kesehariannya akan membawa mamfaat bagi dirinya berupa pahala yang Allah janjikan dan juga sekitarnya .

' 'Sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu baik laki-laki maupun perempuan'' (QS Al Imran : 195)
''Dan barangsiapa yang mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik'' (QS An nahl : 97)

6. Cerdas dan kreatif
Kecerdasan muslimah akan terus tumbuh dengan proses perjalanan hidup yang dilaluinya terutama ketika proses tsb diiringi dengan proses belajar yang menjadi bagian wajib bagi dirinya

.... Dengan daya kreatifitas ini maka akan lahir keterampilan keterampilan unggulan seperti:
a. Ketermpilan komunikasi ( personal komunikasi dan itra personal komunikasi)
b. Keterampilan memecahkan masalah
c. Keterampilan memanage emosi
d. Keterampilan aktualisasi diri dll. 



Wanita Solehah 
Jakarta, KKB Jakarta — Perempuan  merupakan kaum yang lemah dibandingkan laki-laki. Namun demikian, perjuangan yang telah dilakukan oleh perempuan, terkadang melebihi batas kesanggupan seorang pria. Seperti halnya saat seorang ibu melahirkan anaknya, atau ketika ibu membela mati-matian anak yang telah melakukan kesalahan. Semua itu hanya mampu dilakukan oleh seorang ibu yang memang kodratnya sebagai perempuan.

Di zaman yang serba modern ini, kaum perempuan telah berubah menjadi sosok yang independent karena dianggap sanggup mencari mata pencaharian sendiri.  Bahkan, beberapa  di antaranya melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan.
Dalam hal ini, yang menjadi penyebab utama adalah minimnya ilmu agama yang dimiliki oleh perempuan yang telah melupakan kodratnya. Tapi, tidak pernah ada kata terlambat bagi seseorang yang akan melakukan taubat. Lantas, apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi wanita yang soleha?
Berikut kiat-kiat menjadi seorang Muslimah yang soleha:

1. Berhijab
Mulailah langkah awal dengan mengenakan hijab agar dapat menutupi semua auratnya. Bahkan sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW yang bersabda bahwa, “doa seorang wanita tidak akan diterima tanpa tutup kepala yang menutupinya”.
Maka berhijab adalah wajib hukumnya bagi kaum wanita muslim. Dalam Al Quran 33: 59-60 menjelaskan “ perempuan harus mengenakan hijab dan itu wajib sebagai kaum muslim,”.

2. Berpenampilan sopan
Muslimah yang baik seharusnya tidak mementingkan modis semata. Melainkan kesungguhannya untuk menutupi tubuhnya seperti rambut, tangan, lekukan badan dan juga kaki. Hal tersebut guna mencegah agar tidak terjadi hal-hal fitnah lainnya.  Sebaiknya, gunakan pakaian yang sopan, tidak terlalu ketat dan menonjol.

3. Salat lima waktu
Salat lima waktu dalam ajaran agama Islam, adalah wajib hukumnya. Berpikirlah ketika Anda berada di atas sajadah dan memohon ampun kepada Allah SWT, utarakan apa yang akan Anda ingin utarakan secara baik dan bermakna, karena itu akan melatih kita dalam bertutur bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

4. Rajin membaca Al Quran
Jika rajin membaca Al Quran dan maknanya, anda akan merasa bahwa semua masalah Anda terasa menjadi lebih ringan. Dan, Anda akan mengetahui betapa indahnya agama Islam. Terlebih kita akan merasa didekatkan kepada Allah SWT.

5. Banyak melakukan kegiatan agama
Dengan memperbanyak melakukan kegitan keagamaan, kita akan menambah pengetahuan bagaimana menjadi seorang Muslimah yang baik.

6. Jauhi pengaruh negatif
Hal yang perlu dipelajari adalah, memahami siapa yang ada disekitar anda. Apakah membawa pengaruh baik ataukah membawa sesuatu yang buruk. Jika memberikan dampak buruk, baiknya menjaga jarak agar tidak terjerumus kedalam pergaulan yang salah.
7. Memilih Imam yang baik

Banyak hadist yang mengatakan “pilihlah imam yang baik, agar dapat menuntunmu ke jalan Allah SWT yang dibenarkan,”. Itulah mengapa wanita muslim yang baik akan memilih imam yang baik agamanya, baik akhlaknya dan baik perbuatannya.
Dengan melakukan hal diatas, seorang perempuan akan menjadi Muslimah seutuhnya.

Para pemburu SYURGA tidak akan berhenti pada tahap MIMPI ada ASA yang harus DIWUJUDKAN ada PENGORBANAN yang harus DIKELUARKAN ada AMAL dan KARYA NYATA yang harus DIPERSEMBAHKAN


Abu ‘Ashim :
“Semenjak aku ketahui bahwa ghibah (menggunjing orang lain) adalah haram maka aku tidak berani menggunjing orang sama sekali (Tarikh Al-Kabir, 4/336).

Ibnu Mas’ud :
“Tidak ada anggota tubuh yang lebih perlu untuk dikekang dalam waktu lama, selaindari lisanku (Minhajil Qashidin, 215)

Abdullah bin Mas’ud:
“Orang beriman memandang dosa-dosanya seolah batu besar di puncak bukit, ia takut kalau-kalau menimpanya.” (HR. Bukhari: 5949).

Ka’ab Al-Ahbar:
“Menangis karena takut kepada allah lebih aku sukai daripada bersedekah dengan 2 kg emas. (Tarikhul Islam III/39).“Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang selalu merasa cukup dan berusaha menyembunyikan amalnya. (HR. Muslim. 2965).

Al-Ghazali :
“Berteman & Bergaul dengan orang baik akan mewariskan sikap baik. Karena tabiat manusia cenderung selalu meniru dan mengikuti (Tuhfatul Ahwadzi, 7/42).

Umar bin Abdul Aziz :
“Ikatlah nikmat-nikmat Allah dengan bersyukur kepada-Nya.” (Tazkiyah An Nafs 9 8)
“Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan (yang bersifat sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mukmin: 39).

Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. (HR. Muslim)

“Sebaik-baik puasa sesudah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (Muharram) & sebaik-baik shalat sesudah shalat wajib adalah shalat malam.”(HR. Muslim, 1163)

Di samping puasa asyura tgl 10, disunnahkan juga untuk puasa tasu’a tgl 9 Muharram. Rasulullah: Insya Alloh tahun depan kita akan puasa hari ke-9.” (HR. Muslim, 1916)

Rasulullah: “Saya mohon kepada Alloh agar puasa Asyura (10 Muharram) menjadi penghapus dosa satu tahun yang telah lalu.” (HR. Muslim, 1976)

Salman: ”Orang yang banyak mencari fadhilah amalan sunnah tapi tidak menyempurnakan amalan wajib bagai pedagang yang rugi tapi ingin mencari keuntungan.” (Tanbihul Mughtarin: 159)
Hasan bin Sholih: “Mengerjakan kebaikan adalah kekuatan di badan, cahaya di hati, dan sinar di mata.” (Hilyatul Auliya’ VII/330)

“Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku sebagai orang yang mendirikan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrohim: 40)
“Barangsiapa berangkat ke Masjid untuk sholat jama’ah maka satu langkah menghapus kesalahan dan langkah yang lain menulis satu kebaikan, pulang dan pergi.” (Sholih At-Yafghib: 229)

Sa’id bin Musayyib: “Barangsiapa bisa menjaga sholat lima waktu secara berjama’ah maka ia telah memenuhi daratan dan lautan dengan ibadah.” (Hilyatul Auliya’ II/160)
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, doa yang tidak didengar, jiwa yang tidak pernah puas, dan ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepada-Mu dari keempat hal itu.” (Shohih An-Nasai III/1113).

Harist bin Qois: “Jia setan mendatangimu ketika sedang sholat, lalu dia berkata, “Kamu pamer!” maka perpanjanglah sholatmu!” (Hilyatul Auliya’ IV/132).
“Sesungguhnya kematian itu dapat melenyapkan kenikmatan yang dirasakan oleh orang-orang yang dilipti oleh kenikmatan itu, oleh sebab itu carilah kenikmatan yang tidak ada kematiannya (Abdullah bin Mutharif rahimahullah)

Sa’id bin Abdul Aziz: “Setiap kali aku berdiri dalam sholatku, aku selalu terbayang-bayang neraka jahanam. (Hilyatul Auliya’ VII/274)
“Beramallah untuk duniamu sesuai keadaan tinggalmu di sana. Dan beramallah untuk akhiratmu sesuai kadar kekekalanmu di sana”. (Sufyan Ats Tsauri rahimahullah).

Muadz bin Jabal: “Jika kamu sholat, maka sholatlah seperti orang yang berpamitan. Jangan mengira bahwa kamu akan kembali kepadanya untuk selamanya.” (Hilyatul Auliya’ I/234)
Hudzaifah: “Sesuatu yang pertama kali hilang dari agama kalian adalah khusyu’ dan sesuatu yang paling terakhir hilang dari agama kalian adalah sholat.” (Hilyatul Auliya’ “I/281)

“Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (QS. Al Baqoroh: 45)

Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada-Nya adalah seperti perumpamaan antara orang yang hidup dan yang mati. (HR. Al Bukhari dan Muslim). Marilah kita membandingkan dalam satu hari, berapa jamkah kita menjadi mayat dan berapa jam kita menjadi orang yang benar-benar hidup.

Abu Darda: “Jadikanlah ucapanmu dalam rangka berdzikir dan diammu dalam rangka berfikir serta renunganmu dalam rangka mengambil pelajaran.” (Al Aqdul Farid 3/110)
Ibnu Mas’ud: “Sungguh seandainya Allah menerima dariku satu amalan, maka hal itu lebih aku sukai daripada emas yang memenuhi bumi.” (Kanzul Amal: 3/69 8)

Rasulullah: “Di antara kebaikan Islam seseorang ialah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.” (HR. Tirmidzi).

Janganlah kamu meminta kebutuhanmu kepada anak Adam. Mintalah hanya pada yang pintu-Nya tak pernah tertutup. Allah akan murka jika kamu meninggalkan bermohon kepada-Nya, sedangkan anak Adam akan murka jika kamu memohon kepadanya. (Tazkiyatun Nafs: 55)
Jabir bin Zaid: “Aku lebih suka bersedekah satu dirham kepada anak yatim atau orang miskin daripada menunaikan ibadah haji setelah haji wajib.” (Hilyatul Auliya’: 3/89)

Hasan: “Carilah kenikmatan dalam tiga hal: Sholat, Al Qur’an, dan dzikir. Jika kamu menemukannya maka teruskanlah dan bergembiralah.” (Hilayatul Auliya’: 6/171)
Shilan bin Farwah: “Aku menemukan bahwa sikap menunda adalah salah satu prajurit iblis yang telah banyak membinasakan makhluk Allah.” (Hilyatul Auliya’: 6/42)

Kholid bin Mi’dan: “Jika pintu kebaikan dibukakan untukmu maka bergegaslah menuju ke sana. Karena kamu tidak tahu kapan pintu itu ditutup.” (Hilyatul Auliya’: 5/211)
Doa dari Al Qur’an: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, mudahkanlah untukku urusanku dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku.” (QS. Thaahaa: 25-27)

Yahya bin Mu’adz: “Dunia adalah jembatan akhirat. Maka seberangilah ia dan janganlah kamu menjadikannya sebagai tujuan.” (Siyaathul Quluub: 35)
“Barangsiapa yang ingin mendapatkan kelezatan iman, hendaklah dia mencintai seseorang dengan tidak mencintainya kecuali karena Allah.” (Shalih Al-Jami’: 6163)

Yahya bin Mu’adz: “Seandainya akal dapat melihat hiburan surga melalui mata imannya, niscaya akan leburlah jiwa ini karena rindu kepadanya.” (Siyaathul Quluub: 34)
Yahya bin Mu’adz: “Barangsiapa yang memusatkan hatinya kepada Allah, niscaya akan terbukalah sumber-sumber hikmah dalam hatinya dan mengalir melalui lisannya.” (Siyaathul Quluub: 33)

“Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya.” (QS. Al Muzzammil: 20)
“Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan (yang bersifat sementara) dansesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mu’min: 39)

Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. (HR. Muslim)
“Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang selalu takwa, selalu merasa cukup, dan berusaha meyembunyikan amalnya.” (HR. Muslim, 2965)

Wahab bin Munabih: “Waspadalah terhadap hawa nafsu yang dituhankan, teman yang jahat, dan keterpukauan dengan diri sendiri.” (Siyaru Alaamin Nubala IV: 549)
Rasulullah: “Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertakwa, yang merasa cukup, dan yang rajin beribadah secara diam-diam.” (HR. Muslim)

Ibnul Jauzi: “Waktu akan semakin berharga bila dijaga dengan baik, tapi aku melihat waktu itu sesuatu yang paling mudah dilalaikan.” (Thabaqat Hanabilah I: 281)
Raghib As-Sirjani: “Indikasi terkabulnya doa adalah semakin ringan beramal shalih, tertarik dengan segala ketaatan, selalu berhasrat untuk berbuat baik, takut balasan maksiat, dan tersentuh ketika mendengar bacaan Al-Quran, hadits, dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat.” (Risalatui ila shabab Al Ummah)

Ibnu Mubarak: “Aku melihat dosa-dosa mematikan hati. Sungguh melakukannya terus-menerus akan membuahkan kehinaan.” (Ashirul Maknun fi riqratil qulub, 53)
Rasulullah: “Tanda –tanda orang munafik itu ada tiga: Jika berkata bohong, jika berjanji ia mengingkari, dan jika dipercaya ia berkhianat.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan Rabbmu dan surga yang luasmnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. (QS. Al Hadid: 21)
Ibnu Mubarak: “Berapa banyak amalan kecil menjadi besar pahalanya karena niat dan berapa banyak amalan besar menjadi kecil pahalanya karena niat pula.” (Jami Ulum wal Hikam, 12)

Rasulullah: “Waspadalah terhadap sifat dengki karena sesungguhnya dengki itu dapat memakan pahala kebaikan. Seperti api memakan kayu bakar.” (HR. Abu Dawud)
Umar bin Khotob: “duduklah dengan orang-orang yang bertaubat, sesungguhnya mereka menjadikan segala sesuatu lebih berfaedah.” (Tahfdzib Hilyatul Auliya I/71)

Umar bin Khotob: “Kalau sekiranya kesabaran dan syukur itu dua kendaraan, aku tak tahu mana yang harus aku kendarai.” (Al Bayan wa At Tabyin III/ 126)
Rasulullah: “Setiap anak cucu Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah ialah orang yang banyak bertaubat.” (HR. At Tirmizi)

Umar bin Khotob: “Sesungguhnya kita adalah kaum yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam, maka janganlah kita mencari kemuliaan dengan selainnya.” (Ihya’ Ulumuddin 4/203)
Rasulullah: “Kebaikan adalah akhlak yang baik dan dosa adalah sesuatu yang tersembunyi di hatimu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya.” (HR. Muslim)

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azabku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Rasulullah: “Sesungguhnya Allah merasa puas terhadap hamba-Nya yang bila makan selalu memuji-Nya dan bila minum juga selalu memuji-Nya.”(HR. Muslim)

Abu Hurairah: “Jadilah orang yang selalu puas dengan rizki Allah, niscaya engkau akan jadi orang yang paling bersyukur.” (Ibnu Majah: 4217)
Hasan Al Bashri: “Perbanyaklah untuk menyebut nikmat-nikmat ini, karena menyebut nikmat itu merupakan bentuk syukur.” (Kaifa Tasyakuru An-Ni’am: 3 8)

Umar bin Khattab: “Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada hari ini, karena hal itu akan meringankanmu di hari perhitungan.” (Shifatush Shafwah, I/286)
“Ya Allah, bantulah Aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah secara baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud II/ 76)

“Hendaknya seorang hamba selalu berharap cemas kepada Allah, jangan merasa berjasa pada Allah dan jangan pernah putus asa dari Rahmat-Nya.” (Tahzibul Hilyah I/ 60)
Rasulullah: “Orang bijak adalah orang yang menghitung dirinya (menghisab/interopeksi diri) dan beramal untuk kehidupan sesudah mati.” (Jami’ At-Tirmidzi: 2459)

Rasulullah: “Barangsiapa memberi kemudahan kepada orang dalam kesulitan, niscaya Allah memberi kemudahan di dunia dan akhirat.” (Shahih At Targhib wat Tarhib: 69)
“Sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang jujur dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al Ankabut: 3)

“Cobaan demi cobaan senantiasa menimpa seorang mukmin dan mukminah pada diri dan anaknya hingga ia bertemu Allah pada hari kiamat tanpa membawa kesalahan.” (Jami’ At Tirmidzi : 2399)
“Tidak ada musibah yang menimpa seorang muslim melainkan Allah hapuskan dosanya, sampai duri yang menusuknya sekalipun.” (HR. Bukhari : 5640, Muslim : 2572)

Abu Bakar Ash Shiddiq : “Ketika aku mengingat ahli surga, aku bergumam : “Aku takut jangan-jangan aku tidak termasuk bagian dari mereka.” (Tahdzibul Hilyah, 1/ 60)
Hudzaifah bin Yaman : “Sesungguhnya fitnah selalu ditampakkan kepada hati, jika hatimu merasa senang dengannya maka satu titik hitam digoreskan padanya dan jika ia ingkari maka satu titik putih diletakkan padanya.
HAYYAkumullah 
“Suatu kebaikan tidak akan sempurna, tanpa tiga hal :
1. Menganggapnya kecil.
2. Menyegerakan melakukannya.
3. Menyembunyikannya.” (Mukhtashar Minhajil Qashidin, 51)
4. Sungguh-sungguh dalam beramal
(Syarah Tsalatsatul Ushul, Ibnu Utsaimin)

Ziyad bin Amru : “Semua manusia tidak menyukai kematian dan pedihnya luka. Akan tetapi manusia berbeda-beda derajatnya dengan kesabaran.” (Ash Shabr, 44).
Al Hasan Al Bashri : “Hai Bani Adam, janganlah kalian menyakiti orang lain dan jika kalian disakiti, maka bersabarlah !” (Ash Shabr, 26).
“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan bagi mereka pengampunan dan pahala yang agung.” (QS. Al-Ahzab: 35)

Rasulullah: “Kemenangan selalu bersama kesabaran, setelah kesusahan pasti ada kesenangan dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan.” (HR. Ahmad I/307)
“Ya, Allah, berilah aku manfaat terhadap apa yang Engkau ajarkan kepadaku dan ajarkanlah aku apa-apa yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah ilmuku.” (Ash-Shahihah, 1511)

Rasulullah: “Hikmah adalah milik muslim yang hilang, dimana saja dia menemukannya, maka ia berhak mengambilnya.” (HR. Tirmidzi, 2611)
“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada mereka sendiri.” (QS. Yunus: 44)

“Tidaklah 2 orang saling mencintai karena Allah melainkan orang yang paling dicintai Allah di antara keduanya adalah yang paling besar kecintaannya pada saudaranya.” (Al Musnad V/ 259)
Ibnul Qayyim: “Barangsiapa yang takut kepada Allah, maka Allah akan membuatnya nyaman dan tenang dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan…” (Taisirul Azizil Hamid) 

Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘anhu: “Ridholah terhadap apa yang telah Allah berikan kepadamu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.” (Siyar A’lam an Nubala, I/497)
Rosulullah bersabda: “Tidaklah kelembutan ditempatkan pada sesuatu melainkan ia akan menghiasinya.” (HR. Muslim)

“Allah mengeluarkanmu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui suatu apapun dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl: 7 8)
Rasulullah bersabda: “Tidaklah dikatakan orang beriman seandainya diasuka melaknat, mencerca dan suka berkata kotor dan keji.” (Shahih Tirmidzi 8/189)

“Jika ada dua orang yang saling mencaci maka dosa perbuatan itu akan ditanggung orang yang memulainya selama orang yang dicaci tidak melampaui batas dalam membalas.” (HR. Abu Dawud 4/274)
“Wahai orang-orang beriman, janganlah seseorang mengolok-olok orang lain. Boleh jadi orang yang diolok-olok lebih baik daripada orang yang mengolok-olok.” (QS. Al-Hujurat: 11)

“Tidaklah seorang menuduh saudaranya dengan kefasikan/ kekafiran. Apabila tuduhan itu tidak benar maka tuduhan itu pasti akan kemabali pada dirinya sendiri.” (Fathul Bari 10/464)
“Allah berfirman: “Aku menyediakan bagi hamba-hambaKU yang shalih sesuatu yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik dalam kalbu manusia.” (HR. Bukhari)

Rasulullah: “seutama-utama amal shalih, ialah agar engkau memasukkan kegembiraan kepada saudaramu yang beriman.”(Shahih Jamius Shagir no. 1096)

Rasulullah: “Beruntunglah orang yang disibukkan oleh aibnya sendiri, sehingga ia tidak sempat mengurus aib orang lain.”(HR. Al-Bazzar dengan sanad yang hasan)
Rasulullah: “Maka jika kamu meminta sesuatu dari Allah, mintalah AL-Firdaus. Karena ia adalah surga yang paling utama & paling tinggi.” (HR. Bukhari XI/214)

“Barangsiapa yang ingin ,merasakan nikmatnya iman, hendaknya dia mencintai saudaranya, dimana dia tidak mencintainya kecuali karena Allah.” (HR. Ahmad II/29 8)
“Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan & janganlah kamu turuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 20 8)
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh…” (QS. An-Nisa’: 7 8)

Al-Hasan: “Kalian berangan-angan mendapatkan umur seperti umur Nabi Nabi nuh, sedangkan kematian selalu mengetuk kalian setiap malam.” (Al-Hasan Al-Bashri, Az-Zuhd)
Rabi’ bin Khaitsam: “di pagi ini aku berada dalam keadaan lemah & penuh dengan dosa, kita memakan rizki sambil menunggu ajal kita.”(Shifatush Shafwah, III/67)

Ibnu Mas’ud: “Usiamu semakin berkurang seiring dengan perjalanan waktu, sementara segala amalan akan tersimpan dan kematian datng secara mendadak. (Al-Fawaid, 147)
Amar bin Yasir radliyallahu’anhu: “Cukuplah kematian sebagai petunjuk, yakin sebagai kekayaan dan ibadah sebagai amalan.” (Tazkiyatun Nafs, 65)

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.” (QS. Ali-Imran: 185)
Mustaurid:“Demi Allah, tidaklah dunia dibanding akhirat kecuali seperti jari telunjuk yang dimasukkan ke laut, lihat berapa tetes air yang keluar.” (HR. Muslim, 285 8)

“Jika dosa yang dilakukan adalah hak Allah, taubat memiliki 3 syarat: PENYESALAN, BERHENTI dari DOSA, & TEKAD untuk TIDAK MENGULAGINYA.” (Tazkiyah An-Nafs, h.144)
Ziyad bin Amru : “Semua manusia tidak menyukai kematian dan pedihnya luka. Akan tetapi manusia berbeda-beda derajatnya dengan kesabaran.”(Ash Shabr, 44).

Al Hasan Al Bashri : “Hai Bani Adam, janganlah kalian menyakiti orang lain dan jika kalian disakiti, maka bersabarlah !” (Ash Shabr, 26).
“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan bagi mereka pengampunan dan pahala yang agung.” (QS. Al-Ahzab: 35)

Rasulullah: “Kemenangan selalu bersama kesabaran, setelah kesusahan pasti ada kesenangan dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan.” (HR. Ahmad I/307)
“Ya, Allah, berilah aku manfaat terhadap apa yang Engkau ajarkan kepadaku dan ajarkanlah aku apa-apa yang bermanfaat bagiku dan tambahkanlah ilmuku.” (Ash-Shahihah, 1511)

Rasulullah: “Hikmah adalah milik muslim yang hilang, dimana saja dia menemukannya, maka ia berhak mengambilnya.” (HR. Tirmidzi, 2611)
“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada mereka sendiri.” (QS. Yunus: 44)

“Tidaklah 2 orang saling mencintai karena Allah melainkan orang yang paling dicintai Allah di antara keduanya adalah yang paling besar kecintaannya pada saudaranya.” (Al Musnad V/ 259)
Ibnul Qayyim: “Barangsiapa yang takut kepada Allah, maka Allah akan membuatnya nyaman dan tenang dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan…” (Taisirul Azizil Hamid)

Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘anhu: “Ridholah terhadap apa yang telah Allah berikan kepadamu, niscaya engkau menjadi orang yang paling kaya.” (Siyar A’lam an Nubala, I/497)
Rosulullah bersabda: “Tidaklah kelembutan ditempatkan pada sesuatu melainkan ia akan menghiasinya.” (HR. Muslim)

“Allah mengeluarkanmu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui suatu apapun dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl: 7 8)
Rasulullah bersabda: “Tidaklah dikatakan orang beriman seandainya dia suka melaknat, mencerca dan suka berkata kotor dan keji.” (Shahih Tirmidzi 8/189)

“Jika ada dua orang yang saling mencaci maka dosa perbuatan itu akan ditanggung orang yang memulainya selama orang yang dicaci tidak melampaui batas dalam membalas.” (HR. Abu Dawud 4/274)
“Wahai orang-orang beriman, janganlah seseorang mengolok-olok orang lain. Boleh jadi orang yang diolok-olok lebih baik daripada orang yang mengolok-olok.” (QS. Al-Hujurat: 11)

“Tidaklah seorang menuduh saudaranya dengan kefasikan/ kekafiran. Apabila tuduhan itu tidak benar maka tuduhan itu pasti akan kembali pada dirinya sendiri.” (Fathul Bari 10/464)
“Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami & hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami & wafatkanlah kami beserta orang-orang yg banyak berbakti.” (QS Ali’Imran 193)

Al-Hasan bin Ali:”Bacalah Al-Quran sehingga bisa mencegahmu dari dosa. Jika belum demikian maka pada hakekatnya anda belum membaca.” (Kanzul ’Ummal I/2776)
Abu Ubaid:”Jgnlah seorg hamba bertanya pada dirinya kecuali ttg AL-QURAN. Maka jika ia mencintainya berarti ia mencintai Allah & Rasul-Nya.” (Mushannaf Ibn Abi Syaibah X/485)

“Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri.”
(QS Al A’raaf:126)
Abu Darda’:”Brngsiapa melindungi kehormatan saudaranya, maka Allah akan melindungi wajahnya dari api neraka pd hari kiamat.” (Shahih Sunan At-Tirmidzi:1575)

Allah berfirman: “Dan bekerjalah, niscaya Allah, Rasul, & orang-orang mukmin pasti akan melihat apa yang telah kamu kerjakan.”(QS.At-Taubah:105)
Rasulullah:”Kecelakaan atas org yg berbicara & berdusta demi membuat org lain tertawa. Celakalah dia…celakalah dia…” (Shahih Sunan At-Tirmidzi:1885)

Abu Umamah Al-Bahili:”Ssungguhnya Allah tdk akan menerima amal kebaikan, kecuali yg murni krnNYA & mengharapkan ridhaNYA.”(Shahih Al-Jami’ 1852)
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau & main-main, & ssungguhnya akhirat itulah yg sbenarnya kehidupan, kalau mrk mngetahui.” (QS.Al-Ankabut:64)

Rasulullah:”Sungguh Allah telah mengharamkan bagi neraka orang yg mengucapkan Laailaahaillallah yg dg itu ia mengharap ridha Allah.” (Riyadhus Sholihin:389)
Rasulullah:”Brgsiapa yg ucapan akhir hidupnya berupa:Laailaahaillallaah(tdk ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah)pasti masuk surga.” (HR.Abu Daud:3116)

Kata Kata Bijak Islami Sebagai Siraman Rohani

Dalam sajian kata kata bijak islami berikut akan ada begitu banyak nasehat cinta dan iman yang bisa menjadi siraman rohani dan hiasan kalbu. Bismillahirrahmanirrahim.

Suatu ketika Seseorang bertanya kepada Rasulullah, ya Rasulullah siapa diantara manusia yang paling dicintai Allah? Rasulullah menjawab : yang paling baik akhlaknya.


Kata Kata Bijak Islami Sebagai Siraman Rohani

Sahabat KKB Jakarta pasti ingat kan bahwa Rasulullah tidak diutus melainkan untuk menyempurnkan akhlak manusia. Kenapa? Karena akhla ini yang menjadi dasar keseimbangan hidup antar umat manusia. Akhlak yang baik akan memberikan warna yang indah dalam hidup, sebaliknya jika kebanyakan manusianya berakhlak buruk, jangankan "warna hitam", hidup ini takkan ada warnanya sama sekali.

Disinilah kemudian Islam datang dengan segala ajaran dan keindahannya, bukan hanya menjaga keseimbangan tadi melainkan menciptakan keseimbangan. Banyak yang berkata bahwa Islam adalah jalan hidup. Bagi saya lebih dari sekedar jalan, Islam memberikan kita kenderaan untuk mencapai tujuannya dan aturan lalu lintas agar kita tidak tersesat dijalan yang salah.

Nah, dengan hadirnya kata kata bijak islami tentang kehidupan yang berguna untuk siraman rohani dibawah ini semoga bisa menjadikan kita hamba-hamba yang berakhlak dan bisa menempuh jalan kehidupan ini sampai ke tujuannya dengan selamat. Amin...


Renungkanlah..Tulislah rencanamu dengan sebuah pensil, namun berikan penghapusnya kepada Allah. Karena Dia yang akan menghapus bagian yang salah dan menggantinya dengan yang terbaik untukmu

Bangunlah disaat semua orang terlelap tidur dimalam hari. Berdoa dan menangislah pada saat itu karena Allah tidak akan tega melihat hambaNya menangis

Sebaik-baik orang diantara kamu adalah yang apabila kamu melihatnya membuatmu teringat kepada Allah, perkataannya menambah kebaikanmu, dan amal perbuatannya menjadi dorongan untuk meraih kebahagiaan akhirat

Tunjukan Islam yang sebenarnya dengan rasa cinta, agar semua orang tahu bahwa Islam itu damai dan mendamaikan

Jadilah kamu didunia seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat, kenapa? karena dunia hanyalah persinggahan yang cepat

Saat kesusahan menimpa dan masalah datang Allah hanya meminta kita dua hal. Bersabarlah dan perbanyak mengingatNya

Hal yang paling sulit adalah mengalahkan diri kita sendiri. Namun itu bisa dimulai dengan memaafkan diri kita

Jodohku...Aku tidak tahu siapa dirimu. Dimana kamu berada. Aku hanya tahu, kamu pasti ada didunia ini. Kapanpun itu jika waktunya datang aku hanya ingin kita disatukan dalam akad yang halal dan ikatan pertalian yang kokoh

Kenapa Allah masih membiarkan aku hidup didunia ini? Karena dosaku terlalu banyak dan Allah masih mengizinkan aku bertaubat

Cukuplah aku mencintaimu dalam hati, menyalurkan lewat doa-doa disetiap sujudku. Dan menjagamu melalui Allah

Jangan pernah berhenti berdoa karena Allah lebih tahu saat yang tepat untuk mengabulkan permintaanmu

Jangan terlalu sibuk mengurus dunia hingga lupa bahwa hidup punya batas waktu

Ketika kita memohon kekuatan, Allah memberi kita kesulitan agar menjadikan kita kuat


Jangan kau sebut itu kesabaran jika masih ada batas, dan bukan keikhlasan namanya jika masih merasakan sakit

Jika tujuanmu adalah dunia maka akhirat akan meninggalkanmu. Jika akhirat yang menjadi tujuannmu maka dunia akan datang dengan sendirinya

Bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur. Karena syukur yang sesungguhnya selalu ada disaat susah maapun senang.

Bukanlah bahagia yang menjadikan setiap insan bersyukur, melainkan rasa syukur yang menjadikan kita bahagia

Orang yang memiliki mimpi yang besar takkan terganggu oleh hal-hal yang kecil

Orang yang paling lemah adalah orang yang tidak mau mencari sahabat. Dan yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari

Dunia adalah tempat beramal tanpa perhitungan. Sedangkan akhirat merupakan tempat perhitungan dan tak ada amalan lagi

Menikahlah dengan seorang yang berjanji membangunkanmu shalat subuh

Pemberian yang terbaik adalah pemberian dari seseorang yang sebenarnya tidak punya apa-apa

Tegakkanlah islam dalam diri kamu, maka islam akan berdiri dengan kokoh didunia ini
Islam adalah pintu yang hanya bisa dimasuki oleh mereka yang memiliki kunci ketakwaan

Jika kita mengaku islam, maka hati, jiwa, pikiran, dan perbuatan kita haruslah mencermikan nilai-nilai keislaman

Islam adalah hati yang mampu menyaring keburukan-keburukan dan mengolahnya menjadi kebaikan

Ingatlah dua hal yang selalu dilupakan :
1. Mengingat Allah dan kematian
2. Melupakan kebaikan yang pernah kita berikan dan keburukan yang pernah dilakukan orang lain terhadap diri kita

Kaya bukanlah pertanda kemuliaan dan miskin bukan juga pertanda kehinaan

Sebaik-baik diantara kita adalah yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya

Tidak ada kata kurang dalam pemberian Allah. Selalu cukup meskipun senantiasa mengalir siang dan malam

Jika menuntut ilmu adalah taqwa, maka mengajarkannya merupakan ibadah, mengingatnya adalah zikir, dan mencarinya merupakan jihad

Islam memang membawa kedamaian, namun kedamaian seseorang terletak pada kebijaksanaanya dalam menghadapi persoalan hidup

Tiga hal yang penting dalam hidup : Keluarga, Sahabat, dan Cinta. Jika kamu tidak punya keluarga dan sahabat, kamu masih punya cinta yang akan mendatangkan keluarga maupun sahabat

Bagiku Islam bukanlah pelengkap hidup semata, karena Islam adalah jiwa yang menjadi bagian yang menjadikan segala sesuatu didunia ini hidup


Nah alhamdulillah postingan kita kali ini bisa dipublish dan dibaca oleh sahabat KKB Jakarta semuanya. Itulah nilai-nilai keislaman berupa siraman rohani yang sangat indah dan mampu mengisi setiap jiwa yang haus akan iman dan taqwa. Semoga dengan kata kata bijak Islami diatas kita akan konsisten dalam beribadah..Aminn

Total Pengunjung

55 Coffe Break
Informasi yang di dapatkan seputar obrolan kopi darat.
9000 Pengunjung
Trafik Line Pengunjung Blogger KKB Jakarta
400 Pengunjung
Pengunjung yang telah mengunjungi Blogspot KKB Jakarta

Struktur Organisasi

Munawar Sahabuddin
KKB Jakarta
Beny Yusuf Nurdin
KKB Jakarta
Achil Aprianto
KKB - Jakarta
Silahkan disi namanya
KKB - Jakarta

Hubungi Kami

Kerukunan Keluarga Bantaeng - Jakarta

Alamat Sekretariat : Jl. Rawa Sari No.1 Jakrta Pusat - Indonesia

Alamat:

Jl. Rawa Sari No.1 Jakrta Pusat - Indonesia

Pelayanan Informasi:

senin s/d sabtu pukul 08.00 s/d 17.00 WIB

Telepon:

(021),.......