Kerukunan
Keluarga Bantaeng (KKB) Jakarta, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran
rumah di Desa Pa’bentengang Kecematan Eremerasa Bantaeng, dimana musibah itu
sendiri telah terjadi beberapa hari lalu.
Bantuan
diserahkan oleh Sekretaris Umum KKB jakarta, Abdul Rahman langsung kepada
Kepala Desa setempat disaksikan pula para warga yang tertimpa musibah. Bantuan
tersebut berupa uang 2,3 jt dan 1 kardus pakain layak pakai, Alquran serta
beberapa buku bacaan lainnya.
Kami
terpanggil untuk memberikan uluran tangan sesuai kemampuan, sebagai bentuk kepedulian
KKB terhadap korban kebakaran.Seperti diberitakan sebelumnya bahwa 5 buah rumah
berkonstruksi kayu milik warga setempat, ludes terbakar dilalap si jago merah.
(Mar 16).
Kehandalan Badan Pengkajian dan Penerapan
Teknologi (BPPT) dalam hal rekayasa teknologi tak terbantahkan lagi. Kali ini,
BPPT berhasil mendampingi Kabupaten Bantaeng membudidayakan Ikan Nila Salina,
salah satu hasil rekayasa di bidang pangan perikanan. Keistimewaan ikan
Nila Salina hasil rekayasa anak bangsa ini adalah mampu hidup di air asin,
bahkan dibudidayakan di laut.
Kepala
BPPT Unggul Priyanto dalam kunjungan kerjanya ke Bantaeng mengatakan pihaknya
akan menambah skala pembenihan Ikan Nila Salina. "Kami upayakan
pembenihan ini nantinya berskala besar, sampai
tingkat industri," ungkap Kepala BPPT di Kantor
Bupati Bantaeng.
Unggul kemudian menyatakan rasa optimisnya bahwa Tahun
2016 ini jajarannya mampu memperbanyak jumlah pembenihan Ikan Nila Salina
untuk dibudidayakan di Bantaeng. "BPPT berkomitmen untuk selalu
mendampingi Bantaeng. Terkait Technopark Bantaeng, bersama sama kami berusaha
wujudkan utk menjadi Technopark percontohan di Indonesia," tegasnya.
"Alhamdulillah kerjasama Pemda Bantaeng dengan BPPT
telah kita rasakan manfaatnya. Bersama BPPT, dengan adanya Program TechnoPark,
kami berharap Bantaeng dapat ikon di Indonesia Timur, khususnya dalam
pengembangan benih budidaya pertanian maupun benih budidaya perikanan,"
ungkap Nurdin saat menerima kunjungan rombongan kepala BPPT.
Persiban
Bantaeng berhasil menjejakkan langkah di babak perempat final Sulsel Super
League (SSL). Kepastian itu usai menekuk Mesran Pertamina 1-1 pada lanjutan
grup C di Lapangan Karebosi, Sabtu 6 Februari.Dua gol Butta Toa (julukan
Persiban) dibuat Irfan Jaya pada menit ke-6 dan Kahar menit ke-53. Gol balasan
Mesran Pertamina dicetak Syamsul Bahri (58’).Berhasil menyapu bersih seluruh
laga di penyisihan grup, striker Persiban, Irfan Jaya yang juga alumni Sekolah Sepak Bola (SSB) Butta Toa
cabang Sinoa, mencatatkan diri sebagai top skor SSL, dengan lima golnya.Saat
ini Irfan sedang mengikuti seleksi pemain PSM Makassar. Produktivitas barisan
depan Persiban sekaligus menjadikan klub binaan Nizar itu sebagai tim terproduktif.
Mereka hanya kebobolan dua kaliselama turnamen.
“Alhamdulillah.Semoga
konsistensi permainan berlanjut di laga berikutnya,” ucap Irfan Jaya usai laga.Sementara itu, langkah PS Telkom harus terhenti di babak
penyisihangrup A. Menghadapi Persibone, skuat arahan Usman Atto menyerah 0-1.
Gol tunggal Persibone lahir lewat sundulan Asrul di menit ke-52. Meski gagal,
pelatih PS Telkom Usman Atto mrenilai kinerja anak asuhnya sudah maksimal.
“Memang kita tidak menargetkan apa-apa di ajang ini,” ucapnya.
GRUP C
Persiban Bantaeng
|
3
|
3
|
0
|
9-2
|
9
|
PS Pertamina
|
3
|
2
|
1
|
5-2
|
6
|
Persim Maros
|
3
|
1
|
2
|
3-7
|
3
|
PS Swadiri
|
3
|
1
|
2
|
1-5
|
2
|
PS Silva Polhut
|
2
|
0
|
2
|
1-3
|
1
|








